Harga Sembako 24 Maret Di Jatim Cabai Dan Bawang Merah Naik

Harga Sembako 24 Maret

Harga Sembako 24 Maret Di Jatim Cabai Dan Bawang Merah Naik beberapa komoditas tercatat mengalami kenaikan, sementara sebagian lainnya justru menunjukkan penurunan harga. Hal ini menjadi perhatian penting bagi masyarakat, khususnya dalam mengatur pengeluaran rumah tangga agar tetap seimbang di tengah dinamika pasar.

Komoditas seperti cabai dan bawang merah mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Sebaliknya, harga telur ayam kampung tercatat menurun. Adapun sejumlah bahan pokok lain menunjukkan stabilitas harga, tanpa perubahan yang berarti dibandingkan hari sebelumnya.

Mengetahui perkembangan harga kebutuhan pokok setiap hari merupakan hal yang esensial, khususnya bagi konsumen rumah tangga dan pelaku usaha kecil yang sangat bergantung pada harga pasar. Perubahan harga meskipun kecil dapat berdampak besar terhadap total pengeluaran, sehingga informasi yang akurat dan terkini menjadi sangat diperlukan.

Harga Sembako 24 Maret 2025 Di Jatim

Data Harga Pangan: Bawang Merah hingga Cabai Rawit Turun, Cabai Merah Naik ( 24 Januari 2024)

Sembako atau sembilan bahan pokok merupakan elemen penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Sembako terdiri dari sejumlah kebutuhan dasar yang harus tersedia untuk menjamin pemenuhan kebutuhan gizi dan keberlangsungan aktivitas rumah tangga. Pemerintah secara konsisten memantau pergerakan harga sembako, mengingat komoditas ini menyangkut kesejahteraan masyarakat secara luas.

Adapun yang termasuk dalam kategori sembako, berdasarkan regulasi nasional, antara lain beras, gula pasir, minyak goreng dan mentega, daging sapi serta daging ayam, telur ayam, susu, bawang merah dan bawang putih, gas elpiji dan minyak tanah, serta garam. Selain sembilan komoditas tersebut, beberapa bahan dapur penting lainnya seperti cabai juga kerap dimasukkan dalam daftar pemantauan karena tingginya konsumsi dan dampaknya terhadap inflasi pangan.

Menurut data yang dihimpun dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur, tercatat bahwa harga rata-rata sejumlah komoditas mengalami perubahan. Cabai merah keriting naik sebesar Rp 1.774 atau sekitar 4,15 persen. Kemudian, cabai merah besar mengalami kenaikan sebesar Rp 2.442 atau 5,78 persen. Cabai rawit merah juga tidak luput dari lonjakan harga, yakni naik Rp 2.647 atau 3,35 persen. Bawang merah mengalami kenaikan sebesar Rp 1.768 atau 4,36 persen.

Di sisi lain, harga telur ayam kampung mengalami penurunan. Berdasarkan data terbaru, komoditas ini turun sebesar Rp 870 atau 1,93 persen. Penurunan harga telur ayam kampung ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk ketersediaan stok yang mencukupi serta permintaan pasar yang tidak mengalami lonjakan berarti.

Fenomena naik turunnya harga sembako bukanlah hal yang baru di sektor ekonomi domestik. Fluktuasi harga tersebut umumnya dipengaruhi oleh sejumlah variabel. Faktor produksi, termasuk biaya pupuk, pakan ternak, transportasi, dan distribusi, memberikan pengaruh langsung terhadap harga jual akhir di pasar. Selain itu, kebijakan pemerintah baik dalam bentuk subsidi, regulasi impor dan ekspor, maupun pengendalian distribusi, juga turut menjadi faktor utama.

Harga Sembako Jatim 19 Ramadhan, Ikan Teri dan Cabai Rawit Naik | BANGSAONLINE.com - Berita Terkini - Cepat, Lugas dan Akurat

Cabai Dan Bawang Merah Naik

Kondisi cuaca juga menjadi aspek penting yang seringkali memengaruhi hasil produksi pertanian dan peternakan. Cuaca ekstrem atau ketidakpastian iklim dapat menyebabkan gagal panen atau penurunan hasil produksi, yang pada akhirnya berdampak pada ketersediaan barang dan harga di pasaran. Tak kalah penting, nilai tukar mata uang juga dapat memengaruhi harga bahan pokok, terutama yang bergantung pada bahan impor dalam proses produksinya.

Dengan berbagai faktor yang berkontribusi tersebut, wajar jika harga sembako tidak bersifat tetap dan cenderung berubah dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan yang berkelanjutan dari pemerintah untuk menjaga kestabilan harga. Pengendalian inflasi pangan menjadi bagian penting dalam menjaga daya beli masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah yang paling terdampak oleh kenaikan harga kebutuhan pokok.

Selain itu, perlu dipahami bahwa harga sembako bisa bervariasi antar daerah, bahkan antar pasar tradisional dalam satu kota atau kabupaten. Faktor seperti biaya logistik, perbedaan rantai pasok, dan jumlah pedagang juga berkontribusi dalam menentukan harga di tingkat konsumen. Data yang dirilis oleh Siskaperbapo merupakan angka rata-rata, sehingga perbedaan harga di lapangan masih mungkin terjadi.

Ketersediaan informasi harga yang transparan dan dapat diakses oleh masyarakat luas menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas pasar. Melalui platform digital seperti Siskaperbapo, masyarakat dapat memperoleh data akurat dan real-time mengenai pergerakan harga sembako di berbagai wilayah. Langkah ini sekaligus mendorong terciptanya sistem perdagangan yang adil dan kompetitif.

Baca Juga : Solusi Digital Bisnis Umrah Di Saat Tengah Sulitnya Perekonomian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *