Lima Bisnis Raffi Ahmad & Nagita Slavina Yang Gagal Apa Saja?

Lima Bisnis Raffi Ahmad

Lima Bisnis Raffi Ahmad & Nagita Slavina Yang Gagal Apa Saja? merupakan pasangan selebriti yang dikenal sebagai salah satu pasangan terkaya di Indonesia. Kedua sosok ini telah lama eksis di dunia hiburan Tanah Air sejak usia muda, aktif tampil di layar kaca dan berbagai acara. Berkat dedikasi dan kerja kerasnya selama bertahun-tahun, kini mereka dapat menikmati kehidupan mewah layaknya sultan.

Tidak hanya aktif di dunia hiburan, pasangan ini juga mengembangkan berbagai lini bisnis. Dengan dikaruniai dua putra, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina kini lebih fokus mengelola bisnis di berbagai sektor, seperti hiburan, kecantikan, olahraga, kuliner, properti, dan gaya hidup.

Namun, di balik kesuksesan yang diraih, tidak semua bisnis pasangan ini berjalan mulus. Terdapat sejumlah usaha yang terpaksa gulung tikar karena berbagai alasan. Berikut adalah beberapa bisnis Raffi  dan Nagita yang tidak bertahan lama:

Lima Bisnis Raffi Ahmad & Nagita Slavina

10 Gurita Bisnis Raffi Ahmad dan Nagita Slavina

  1. RA Jeans Pada tahun 2015, Raffi Ahmad meluncurkan label fashion bernama RA Jeans, yang menawarkan berbagai produk pakaian berbahan dasar jeans. Produk-produk tersebut hadir dalam beragam desain yang menyasar kaum muda.

Sayangnya, bisnis yang berlokasi di kawasan Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ini harus tutup pada tahun 2020. Meskipun sempat populer, daya tarik RA Jeans perlahan memudar seiring perubahan tren fashion.

  1. Nagitoz Nagita Slavina juga pernah terjun ke bisnis kuliner dengan meluncurkan produk camilan keripik talas bernama Nagitoz pada tahun 2015. Produk ini menawarkan beragam varian rasa, antara lain bawang, keju, pedas, dan barbecue.

Pada awalnya, Nagitoz mendapat respons positif dari masyarakat karena rasa yang unik dan kemasan menarik. Namun, seiring berjalannya waktu, produk ini mulai sulit ditemukan di minimarket dan platform e-commerce, dan akhirnya berhenti beredar pada tahun 2020.

  1. Bakmi RN Pada tahun 2017, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina merambah bisnis kuliner dengan mendirikan restoran bernama Bakmi RN, singkatan dari Raffi-Nagita. Restoran ini menyajikan hidangan utama berupa bakmi khas Tiongkok yang diklaim memiliki cita rasa autentik.

Bisnis kuliner ini awalnya berkembang pesat dengan membuka cabang di sejumlah pusat perbelanjaan besar. Namun, setelah beroperasi selama dua tahun, Bakmi RN terpaksa tutup pada pertengahan tahun 2019 karena mengalami kesulitan dalam mempertahankan jumlah pelanggan.

  1. Mango Bomb Masih pada tahun 2017, Raffi Ahmad juga mendirikan bisnis minuman olahan mangga bernama Mango Bomb. Produk ini cukup populer pada masa kejayaannya dengan konsep minuman mangga segar yang unik.

Mango Bomb bahkan membuka cabang di berbagai kota besar seperti Jakarta, Tangerang, dan Surabaya. Namun, setelah tren minuman mangga mulai meredup, bisnis ini tidak lagi beroperasi sejak akhir tahun 2019.

  1. King Kong Snack Raffi Ahmad juga sempat meluncurkan produk camilan berbahan dasar singkong yang dinamai King Kong Snack pada tahun 2017. Camilan ini hadir dalam empat varian rasa, yaitu original, keju, barbecue, dan pedas.

Pada awalnya, King Kong Snack cukup mudah ditemui di minimarket dan platform belanja daring. Akan tetapi, popularitasnya tidak bertahan lama, dan pada tahun 2020 produk ini sudah tidak lagi beredar di pasaran.

Mengelola bisnis dalam dunia hiburan maupun di luar itu memang penuh tantangan. Raffi Ahmad dan Nagita Slavina telah mencoba berbagai peluang usaha yang tidak semuanya berhasil. Meskipun beberapa bisnis harus tutup, mereka tetap optimis dan terus mencoba merintis usaha di bidang lain.

Pasangan ini berharap bahwa pengalaman dalam menjalankan bisnis dapat menjadi pembelajaran berharga. Selain itu, mereka juga menginspirasi banyak orang untuk terus mencoba dan tidak mudah menyerah dalam berbisnis, meskipun menghadapi tantangan yang tidak mudah.

Baca Juga : Luhut Regulasi Bisnis Indonesia Tertinggal Dari Vietnam & Filipina

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *